Validasi Email
Bagian ini menjelaskan cara kerja validasi email realtime menggunakan Debounce API, pengelolaan riwayat (logs), serta pengaturan peringatan sisa kredit API.
Tindakan Validasi Email
Tersedia 3 opsi tindakan validasi email yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan website:
Blokir Pendaftaran (Sangat Ketat)
Pendaftaran akan langsung ditolak jika email terindikasi tidak valid atau mencurigakan.
Tampilkan Peringatan & Izinkan Lanjut
Sistem menampilkan peringatan, namun user tetap dapat melanjutkan pendaftaran.
Izinkan Pendaftaran (Longgar)
Pendaftaran tetap diizinkan tanpa pemblokiran ketat.
Rekomendasi: Jika website Anda sering mengalami spam atau fake user, kami sangat menyarankan menggunakan opsi Blokir Pendaftaran (Sangat Ketat).
Cache Validasi Email
Fitur Cache berfungsi untuk menghemat kredit Debounce API, sehingga email yang sudah divalidasi tidak perlu dicek ulang.
Durasi Cache yang Tersedia
| Durasi | Deskripsi |
|---|---|
| 1 Hari | Cache tersimpan selama 24 jam |
| 1 Minggu | Cache tersimpan selama 7 hari (Direkomendasikan) |
| 1 Bulan | Cache tersimpan selama 30 hari |
Audit Logs Verifikasi
Fitur ini memungkinkan Anda menyimpan riwayat hasil verifikasi email untuk keperluan audit dan pemantauan.
- Simpan Log Verifikasi: Centang opsi ini untuk menyimpan setiap riwayat verifikasi ke dalam database.
- Auto-Delete Logs: Gunakan fitur ini untuk menghapus log lama secara otomatis agar database tidak membengkak.
- Rekomendasi: 30 Hari.
Peringatan Kredit
Agar proses validasi tidak terhenti karena kehabisan saldo Debounce API, Anda dapat mengaktifkan fitur peringatan otomatis.
Pengaturan Notifikasi:
- Batas Minimal Kredit: Masukkan angka minimal kredit (Contoh:
1000). Peringatan akan muncul di dashboard admin jika sisa kredit berada di bawah angka ini. - Aktifkan Notifikasi Email: Centang untuk mengirim email peringatan ke admin saat kredit hampir habis. Notifikasi email hanya akan dikirim maksimal 1x per 24 jam.
- Email Penerima Notifikasi: Masukkan alamat email tujuan (Contoh:
[email protected]). Kosongkan jika ingin menggunakan email admin default WordPress.
Tips: Gunakan tombol Kirim Test Email Notifikasi untuk memastikan konfigurasi email di website Anda sudah berjalan dengan benar dan email peringatan dapat diterima.